Betapa Berkualitasnya Hidup Para Penggemar Gosip

ub18t

 

Ada sebuah kutipan / quote yang sangat terkenal: “Great people talk about ideas, average people talk about things, small people talk about other people.”

Para penggemar gosip tentu tidak sepakat dengan hal ini. Bagi mereka, yang benar adalah sebagai berikut: “Great people talk about other people, average people talk about things, small people talk about ideas.” Ya, para penggemar gosip adalah orang-orang yang berkualitas hidupnya. Berikut ini beberapa alasan dan ulasannya:

1. Sungguh… Aku Ini Orang Benar…

Melalui rumor atau gosip, orang bisa terbuai dan merasa bahwa dirinya lebih baik daripada orang lain. Hal ini disebabkan karena umumnya gosip mengangkat kekurangan atau bahkan keburukan hidup orang lain, meskipun belum selalu bisa dipastikan kebenarannya. Namun, justru hal seperti itulah yang membuat para penggemar gosip bisa menyadari bahwa dirinya lebih cantik dan lebih sehat secara fisik dari orang lain. Ia menemukan fakta bahwa dirinya lebih rajin dari tetangganya. Ia teryakinkan bahwa dirinya tidak punya dosa separah dosa si A, B dan Y. Dan seterusnya. Dan seterusnya.

Dengan bergosip, seseorang bisa melihat selumbar di mata orang lain, tapi tidak bisa melihat balok di mata sendiri. Sehingga ia bisa dengan pede berkata: “Sungguh… Aku ini orang benar.”

2. Pekerja Yang Efektif Dalam Bekerja

Banyak orang yang menuduh kalau para penggemar gosip / rumor itu adalah orang-orang yang kurang kerjaan. Menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang tidak produktif dan destruktif.

Eits, tunggu dulu. Jangan sembarang tuduh. Justru karena mereka sangat produktif dan efektif dalam bekerja makanya mereka bisa punya waktu yang cukup banyak untuk bergosip. Lain halnya dengan mereka yang lambat dalam bekerja dan tidak cerdas, habis waktunya dari pagi sampai sore bahkan malam hanya untuk memikirkan pekerjaan atau mengembangkan sebuah ide. Pfffttt….

3. Jago Jaga Rahasia

Tuduhan salah lainnya yang biasa ditujukan kepada para penggemar gosip adalah bahwa mereka dianggap tidak bisa menjaga rahasia.

Duh, ciyus deh cyin, jangan sembarangan kalo ngomong… Justru mereka yang gemar bergosip itu sangat tidak ingin rumor itu berkembang dan meluas tanpa ada kontrol. Buktinya, setiap habis menceritakan sebuah rumor, mereka selalu berpesan kepada pendengarnya: “Eh, tapi jangan bilang siapa-siapa ya.”

4. Perhatian Sama Orang Lain

Penggemar gosip itu sebenarnya adalah seseorang yang sangat perhatian terhadap sesama. Wow, sebuah kualitas karakter yang luar biasa, bukan? Beda dengan mereka yang kerjanya hanya sibuk memikirkan filsafat, politik, korupsi, penyelamatan lingkungan dan sebagainya.

Para penggemar gosip begitu perhatian terhadap sesama. Mulai dari bentuk body, kehidupan rumah tangga, perilaku seksual, cara berpakaian, nilai kuliah dan sebagainya diperhatikan, dikomentari, didiskusikan dan disebarkan kepada orang banyak, agar semakin banyak orang yang juga turut memerhatikan sesamanya. Awww, so sweet..

5. Gosip Membuat Seseorang Menjadi Lebih Tenar

Bukan rahasia jika sebagian manajemen artis justru berharap artisnya digosipkan. Lebih dramatis rumornya, lebih baik. Lebih banyak twit tentang artisnya, bahkan kalau perlu sampai jadi trending topic, lebih bagus. Karena itu artinya si artis semakin populer, semakin sering diundang ke acara-acara tivi dan ujung-ujungnya, menjadi lebih tinggi bayarannya. Nah, ini juga menjadi salah satu bukti betapa para tukang gosip itu berjasa bagi kehidupan orang lain dan bisa mengangkat status kehidupan orang lain dan menjadi lebih kaya.

6. Inovatif / Memiliki Kemampuan Berpikir Kreatif

Terkadang, kalau dirunut-runut sejak awal, sebuah gosip / rumor bisa menjadi benar-benar beda dengan kisah awalnya. Semakin panjang rantai pergosipan, semakin banyak juga bumbu-bumbu yang mewarnai kisah gosip tersebut. Hal ini menandakan bahwa para penggemar gosip memiliki kemampuan berpikir kreatif dan inovatif sehingga bisa menjadikan sebuah cerita lebih “hidup”.

7. Gosip Bisa Menjadi Sumber Penghasilan dan Bahkan Memberi Lapangan Pekerjaan

Jika mengacu pada poin 6, maka seorang penggemar gosip, khususnya yang sudah matang, dapat dikatakan memiliki daya imajinasi yang tinggi. Dan itu merupakan salah satu modal untuk menjadi penulis novel, wartawan koran gosip atau penulis skenario film.

Kemunculan acara-acara gosip di TV yang memiliki rating tinggi juga berarti memberikan lapangan pekerjaan kepada banyak orang, mulai dari produser acara, presenter acara, camera man, driver dan sebagainya.

Keberadaan tabloid-tabloid dan portal-portal berita gosip juga sudah barang tentu memberi income kepada semua karyawan dan manajemen yang terlibat di dalamnya dan tentu saja itu akan membawa kesejahteraan bagi keluarga mereka.

8. Gosip Memberikan Pemahaman Kepada Anak Cucu Tentang Betapa Rusaknya Moralitas Orang Di Jaman Kakek Neneknya (Dan Bersyukur Bahwa Kakek Neneknya Tidak Terjerembab ke Lubang Yang Sama)

Dalam sebuah Ted Talks, seseorang yang menyebut dirinya sebagai Professional Gossip, Lainey (Elaine Lui) mengatakan bahwa gosip sudah ada sejak jaman dulu. Bahkan sejak jaman tulisan hieroglyph di Mesir kuno. Misalnya, ada sebuah catatan tulisan yang mengisahkan tentang raja dan pasukannya yang ternyata melakukan hubungan seks sesama jenis. Juga ada kisah lain tentang affair antara Queen Hatshepsut dan advisornya. Lainey mengatakan bahwa kisah-kisah yang ada di tabloid pada masa kini juga akan bisa memberikan gambaran kepada future generation tentang kebobrokan moral, khususnya di kalangan selebriti. Dan biasanya, kekacauan-kekacauan yang terjadi di kalangan selebriti adalah gambaran dari kekacauan-kekacauan yang ada di komunitas umum.

Oke, cukup sekian dulu, saatnya nonton acara gosip di TV supaya bisa memberi inspirasi tentang bagaimana bisa bergosip dengan lebih baik lagi dalam kehidupan sehari-hari 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s