Kita Suka yang Bersih-bersih, Kecuali…

Pada tanggal 19 November yang lalu, melalui akun twitternya, Ridwan Kamil mengumumkan bahwa Bandung, setelah 17 tahun, akhirnya kembali meraih piala Adipura. 17 tahun! Gila, lama sekali. Hanya kalah lama dari kegagalan Liverpool menjadi kampiun di liga Inggris!

Melalui twitter, Pak Walikota Bandung juga menunjukkan sebuah gambar yang memberikan informasi tentang 40 inisiatif baru yang dilakukan sejak tahun 2013 guna menciptakan Bandung yang bersih dan lestari. Empat puluh! Luar biasa! Asli salut! Ini menunjukkan betapa seriusnya upaya pemkot dan warga Bandung tentu saja untuk menciptakan kota yang bersih.

sumber: twitter pak Ridwan Kamil

sumber: twitter pak Ridwan Kamil

 

Dulu waktu masih tinggal di Surabaya, saya juga berkesempatan menyaksikan, dari tahun ke tahun, Ibu Risma dengan antusias menggelar perlombaan Green and Clean yang bisa diikuti oleh seluruh kampung di Surabaya. Hasilnya juga mengesankan. Ketika semua kampung berusaha menjadi tampil bersih dan hijau, hal tersebut secara langsung berdampak kepada kebersihan dan kehijauan Kota Surabaya itu sendiri. Sebuah pendekatan yang bisa dibilang efektif. Selalu menyenangkan melihat bagaimana pemerintah melibatkan masyarakat dalam aktifitas pembangunan.

Tidak usah level nasional atau kota, sekolah-sekolah saja cukup sering mengadakan yang namanya lomba bersih-bersih lingkungan. Waktu saya masih muda dulu, SMA tempat saya menuntut ilmu (sedaaappp) tiap awal tahun ajaran selalu menggelar lomba kelas terbersih dan tercantik. Maka dengan semangat kami cat ruangan kelas dan juga kursi serta meja. Para pemudi membersihkan halaman sekitar kelas. Semua diupayakan agar lingkungan menjadi bersih.

 

(karena kebersihan merupakan sebagian dari iman.)

 

Ya, bangsa kita suka yang bersih-bersih. Dan itu merupakan sesuatu yang bagus, bukan? Namun, ada satu lomba kebersihan yang kemungkinan (besar) tidak akan disukai para pejabat: lomba pemerintahan bersih. Kalau cuma kantornya yang bersih sih tidak masalah, tapi kalau maksudnya bersih dari korupsi, tunggu dulu. Nanti tidak bisa lagi kirim SMS: #PapaMintaSaham.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s